Tips Mendapatkan Fotografi Keren Underwater

Fotografi underwater merupakan salah satu teknik dalam dunia fotografi yang di lakukan di dalam air baik itu di sebuah kolam, laut, sungai, kolam renang dan pantai. Fotografi underwater kini mulai banyak di minati oleh berbagai kalangan, karena setiap orang tentu menyukai keindahan yang ditawarkan di bawah laut. Banyak keindahan bawah laut yang bisa diabadikan dengan menggunakan kamera foto, sebagai sebuah hasil karya yang bernilai seni tinggi.

Teknik Pengambilan Foto Keren Underwater

Dalam Proses pengambilan foto underwater, memerlukan sebuah teknik khusus yang harus dipersiapkan secara matang. Karena foto underwater tentu sangat berbeda dengan teknik fotografi pada umumnya, yang dilakukan didaratan. berikut beberapa teknik yang harus dilakukan, sebelum memulai untuk mengambil foto underwater, agar foto yang dihasilkan tampak keren dan menakjubkan.

  1. Pilih kamera yang sesuai dengan medan yang digunakan

Untuk mengambil foto undewater,sebaiknya pilih jenis kamera yang mendukung kegiatan tersebut. Pilih kamera waterproof dengan bentuk yang kecil supaya memudahkan anda dalam bergerak di dalam air.

  1. Belajar Mengenai teknik diving

Menyelam bukan sebuah perkara yang mudah dan bisa dianggap remeh, menyelam memerlukan teknik khusus yang harus benar-benar dikuasi. Dengan teknik menyelam yang cukup baik, nantinya akan memudahkan  anda dalam mengambil beberapa objek foto. Untuk itu penting dalam memeprhatikan keseimbangan tubuh pada saat menyelam, untuk menghasilkan foto yang maksimal.

  1. Siapkan Lensa Yang Disesuaikan Dengan Medan

Mengambil foto underwater dengan hasil yang keren, anda harus mempersiapkan lensa yang telah disesuaikan dengan medan pengambilan foto. Ada 2 jenis lensa yang biasa di gunakan dalam fotografi underwater yakni wide dan makro. Anda bisa memilih lensa diantara keduanya, pilih lensa yang memiliki kualitas optik yang sangat baik untuk menghasilkan foto underwater yang mengagumkan.

  1. Pengaturan white balance secara tepat

Dalam mengambil foto underwater, warna asli  foto tersebut akan hilang. Oleh sebab itu penting bagi anda untuk mengatur white balance secara benar. Untuk mempermudah proses editing, sebaiknya tentukan warna latar yang berbeda dengan objek foto yang akan diambil, karena hasil akhirnya akan membuat foto tampak lebih tajam.

Fotografi underwater memang cukup menjanjikan untuk dijadikan sebuah peluang usaha. Namun perlu di perhatikan, agar bisa mendapatkan hasil foto yang keren, anda wajib menyiapkan berbagai perlengkapan penunjang foto underwater seperti Kamera waterproof, lensa kamera yang memiliki kualitas optik yang baik, Case waterproof dan perlengkapan diving yang memadai.

Bingung Pilih Kamera DSLR Terbaik? Ikuti Cara Memilih Kamera DSLR Berikut Ini

Kamera DSLR memiliki kemampuan lebih baik daripada kamera saku biasa dan mampu menghasilkan foto dengan kualitas lebih bagus. Jika Anda sedang mencari DSLR baru sebagai pengganti kamera saku, berikut ini beberapa cara memilih kamera DSLR agar Anda menemukan kamera yang sesuai dengan budget dan jenis fotografi yang Anda tekuni.

Cari Informasi Berbagai Jenis Kamera

Langkah pertama memilih kamera DSLR adalah mencari informasi mengenai kamera DSLR terbaik yang sesuai dengan kebutuhan fotografi dan besarnya budget yang Anda persiapkan. Informasi ini bisa berupa resolusi kamera, variasi lensa yang tersedia, ketersediaan fitur autofocus maupun ketersediaan suku cadang dan service center terdekat.

Merk Kamera Bukan Pertimbangan Utama

Fotografer pemula biasanya memilih untuk membeli kamera DSLR merk terkenal seperti Canon atau Nikon. Jangan biarkan fanatisme pada merk kamera tertentu membuat Anda mengabaikan kelebihan kamera merk lainnya. Terkadang kamera dengan merk kurang terkenal justru memiliki fitur, kualitas foto serta harga yang lebih baik daripada kamera merk terkenal.

Ketersediaan service center merk kamera tertentu di kota tempat Anda tinggal tentu mempermudah kita ketika hendak memperbaiki kamera. Tapi, saat ini hampir setiap kota memiliki toko kamera yang juga melayani perbaikan kamera, jadi, Anda tak perlu risau memilih kamera DSLR merk apapun.

Pertimbangkan Adanya Fitur Video

Fitur video layak jadi pertimbangan jika Anda ingin menggunakan kamera untuk membuat vlog atau hendak membuat film pendek. Kamera DSLR dengan kemampuan video berkualitas HD bisa menjadi pengganti yang ideal bagi kamera khusus video yang dijual lebih mahal.

Ukuran Kamera

Salah satu kelemahan kamera DSLR dibandingkan kamera lainnya seperti kamera mirrorless adalah ukurannya yang besar sehingga berat dan harus dioperasikan menggunakan kedua tangan. Ketika Anda memilih kamera DSLR baru, sebaiknya pertimbangkan mengenai ukurannya dan kenyamanan saat digenggam.

Jika ingin membeli kamera DSLR berukuran besar, sebaiknya lengkapi dengan membeli tripod atau tali kamera yang kuat sehingga lebih nyaman dan tidak memberatkan ketika dipakai.

Di samping cara memilih kamera DSLR di atas, jangan lupa untuk mempertimbangkan mengenai budget yang Anda persiapkan. Jangan sampai kamera yang hendak dibeli lebih mahal daripada standar budget yang Anda miliki.

Cara Memilih Kamera Mirrorless Agar Tak Salah Pilih

Kamera mirrorless yang ringan dan kompak saat ini tengah menjadi kesukaan para fotografer terutama bagi yang kurang menyukai DSLR yang besar dan berat. Dengan harga yang lebih murah, Anda bisa memperoleh kamera dengan kemampuan setara DSLR. Lalu, bagaimana cara memilih kamera mirrorless agar tak salah pilih dan menemukan yang terbaik?

Pilih Kamera Mirrorless Sesuai Kebutuhan

Sebelum membeli kamera mirrorless, pikirkan mengenai kebutuhan fotografi Anda. Apa tujuan Anda membeli kamera mirrorless? Jenis fotografi apa yang hendak Anda tekuni? Apakah kamera ini dipakai untuk fotografi lanskap? Fotografi wedding? Vlog? Atau fotografi lainnya.

Setelah menentukan tujuan pemakaian kamera, saatnya menentukan budget pembelian kamera. Jangan sampai harga kamera yang dibeli melebihi budget kamera yang dipersiapkan.

Sebaiknya hindari berhutang untuk membeli kamera hanya karena hobi atau pamer. Jika hendak membeli kamera secara kredit, sebaiknya manfaatkan kamera tersebut untuk kegiatan yang produktif dan bisa menghasilkan uang.

Cari Tahu Spesifikasi Sensor Kamera

Sensor kamera menjadi hal yang harus diperhatikan saat memilih kamera mirrorless baru. Ada tiga sensor yang sering dipakai oleh kamera mirrorless yakni APS-C, full frame dan four thirds. Masing-masing sensor tentu memiliki hasil tangkapan yang berbeda.

Jika Anda menginginkan hasil tangkapan kamera yang lebih jernih dan tajam, maka kamera mirrorless bersensor full frame adalah pilihan yang tepat. Sayangnya, kamera mirrorless bersensor full frame  dijual dengan harga lebih mahal daripada jenis sensor lainnya.

Meski begitu, jenis sensor lainnya seperti APS-C maupun four thirds tetap bisa menghasilkan foto yang optimal meskipun tidak sebaik full frame.

Pertimbangkan Fitur Perekaman Video

Jika Anda berniat membuat vlog dengan kamera mirrorless, maka pertimbangkan adanya fitur perekaman video pada kamera yang hendak dibeli. Untuk kebutuhan vlog, sebaiknya pilih kamera mirrorless yang memiliki kualitas perekaman video HD lengkap dengan autofocus serta layar LCD yang bisa diputar sehingga Anda bisa memperoleh hasil perekaman lebih optimal.

Semoga dengan menerapkan cara memilih kamera mirrorless di atas, Anda bisa mendapatkan kamera mirrorless yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda siapkan. Jika masih belajar menggunakan kamera mirrorless, sebaiknya beli kamera entry level yang lebih mudah pengoperasiannya dan harganya tidak terlalu mahal.

Mau Jadi Fotografer Wedding Handal? Pelajari Tips Fotografi Wedding Berikut Ini

Fotografer wedding merupakan salah satu genre fotografi yang memiliki banyak peminat. Namun, profesi ini bukan profesi yang main-main. Menjadi fotografer wedding harus mengetahui tips fotografi wedding agar tak kehilangan momen berharga saat merekam hari bahagia klien.

Melakukan Persiapan Fotografi Wedding

Fotografer profesional pasti selalu melakukan persiapan baik teknis maupun non teknis. Persiapan itu bisa berupa survey tempat sebelum hari H apabila foto dilakukan di luar studio, pencahayaan, komposisi, peralatan, waktu pemotretan dan persiapan teknis lainnya.

Sedangkan persiapan no teknis bisa berupa mempersiapkan mental sebelum pengambilan gambar, mengenal peralatan yang hendak dipakai dan mendiskusikan gambar-gambar yang ingin diambil serta dikehendaki oleh klien.

Jangan Lupakan Hal-hal Kecil

Hal-hal sederhana seperti detail gaun, desain cincin, sepatu, bunga atau hiasan meja hidangan sering diabaikan oleh fotografer wedding. Padahal, objek-objek foto ini bisa menjadi item foto yang berharga, unik dan sulit dilupakan. Jadi, jangan ragu untuk mencoba hal baru, tangkaplah hal-hal kecil yang tampak unik di sekitar event pernikahan.

Memakai Dua Kamera

Pada pesta pernikahan seringkali terjadi hal-hal tak terduga yang bisa merugikan klien dan profesi fotografer. Alangkah baiknya jika Anda membawa dua kamera saat mengambil gambar di event pernikahan. Bawa dua kamera dengan panjang lensa yang berbeda sehingga Anda lebih leluasa mengambil gambar dari sudut yang bervariasi.

Sebagai contoh, Anda bisa membawa satu kamera berlensa wide angle dan satu kamera berlensa zoom. Jangan lupa untuk membawa baterai dan kartu memori cadangan untuk masing-masing kamera karena bisa saja Anda mengoperasikan kamera dan mengambil gambar melebihi waktu yang ditentukan.

Manfaatkan Latar Belakang Dengan Optimal

Ketika mengambil foto, perhatikan latar belakang objek foto serta arah datangnya cahaya lampu maupun cahaya matahari. Latar belakang dan cahaya lampu maupun matahari bisa menjadi efek tambahan yang menarik pada foto pernikahan. Berkreasilah memanfaatkan keduanya sehingga bisa menciptakan efek foto yang dramatis.

Selain tips fotografi wedding di atas, Anda juga perlu menjadi kreatif demi menciptakan foto yang menarik. Bila perlu gunakan tripod untuk mengurangi efek foto blur dan manfaatkan waktu sebaik mungkin karena momen pernikahan tak terulang kembali. Selamat mencoba!

Penyebab Foto Buram yang Harus Dihindari

Bagi yang suka berfoto, tentu memiliki banyak koleksi foto itu memiliki nilai kepuasan tersendiri. Terlebih lagi jika foto yang dihasilkan sangat bagus. Untuk menghasilkan foto yang bagus tersebut tentu selain memiliki kamera yang mumpuni, skill memfotonya pun juga harus diperhatikan. Salah satu hal yang sering dialami adalah foto buram, lalu apa penyebab foto buram tersebut?

Penyebabnya itu ada banyak, tidak hanya dari factor kamera saja tetapi dari yang memotretnya juga bisa menyebabkan foto menjadi buram. Foto yang buram tersebut tentu sangat menjengkelkan apalagi anda sudah bersusah payah terlebih dahulu untuk mendapatkan foto tersebut. Berikut ini penyebabnya yang harus dihindari,

  1. Kamera bergerak saat shutter terbuka

Salah satu penyebab mengapa foto menjadi buram adalah ketika kamera bergerak saat shutter terbuka. Hal semacam ini tentu saja foto menjadi tidak focus sehingga gambar yang dihasilkan menjadi buram.

  1. Focus kamera yang tidak pas

Penyebab lainnya yang paling banyak dialami adalah focus kamera yang tidak pas. Hal tersebut paling sering dialami oleh banyak orang, ketika objek belum terfokus di kamera namun anda sudah menekan tombol klik maka hasilnya pun menjadi buram. Jadi usahakan untuk kamera focus terlebih dahulu baru anda bisa langsung memotret objek.

  1. Kualitas cahaya

Penyebab foto buram yang lainnya adalah kualitas cahaya. Apabila tingkat kecerahan pada kamera terlalu tinggi, maka hasil fotonya bisa menjadi buram karena cahaya yang terlalu terang menyulitkan kamera untuk focus. Kemudian jika foto juga kurang cahaya tentu saja hasilnya menjadi buram, gelap dan tidak bisa dilihat dengan jelas.

  1. Objek yang bergerak

Penyebab utama lainnya yang bisa membuat foto terlihat buram adalah karena objek yang bergerak. Objek yang bergerak-gerak tersebut membuat kamera susah untuk focus, alhasil foto tersebut menjadi buram.

Beberapa penyebab foto buram di atas perlu dihindari supaya foto anda nantinya terlihat bagus dan jelas. Selain memperhatikan beberapa penyebab di atas, mungkin kualitas dari kamera juga perlu diperhatikan supaya bisa menghasilkan gambar yang clear.

Setting Kamera DSLR untuk Outdoor yang Harus Diperhatikan

Berfoto-foto biasanya menggunakan kamera dan smartphone. Kedua benda tersebut tidak bisa dilepaskan dari yang namanya trend anak jaman sekarang. Kebanyakan orang berlomba-lomba untuk mendapatkan foto yang bagus kemudian nanti diposting diakun media social masing-masing. Salah satunya adalah dengan kamera DSLR dan cara setting kamera DSLR untuk outdoor harus anda perhatikan dengan baik.

Portrait of young Vietnamese photographer standing outdoors

Mengapa anda harus men-setting kamera DSLR tersebut sebelum dipakai di tempat terbuka? Supaya pencahayaannya pas kecerahannya kemudian foto yang dihasilkan menjadi sempurna. Lalu bagaimanakah caranya? Perhatikan langkahnya di bawah ini.

  1. Menggunakan aperture terkecil

Salah satu cara yang harus diperhatikan adalah menggunakan aperture terkecil. Bila ingin foto di ruangan outdoor, anda direkomendasikan menggunakan aperture f/11 atau f/16. Dengan menggunakan aperture kecil tersebut maka akan menghasilkan foto yang lebih focus.

  1. Menyetting ISO

Langkah kedua adalah menyetting ISO, atur ISO rendah apabila anda ingin melakukan pemotretan di tempat outdoor. Mengapa? Supaya cahaya yang masuk nanti tidak terlalu tinggi dan kecerahannya tidak mencolok.

  1. Menyetting white balance

Setting kamera DSLR untuk outdoor yang bisa anda lakukan adalah menyetting white balance. Ini sangat penting untuk dilakukan supaya nantinya tingkat kecerahan pada foto tidak over maupun exposure. Sebelum menyetting white balance tersebut ada baiknya anda mengetahui tentang kecerahan yang ada pada tempat yang akan digunakan untuk foto terlebih dahulu.

  1. Mengenali pencahayaan sekitar ruangan/tempat yang akan dipakai

Langkah yang satu ini terbilang penting dan bisa jadi menjadi hal pertama yang harus dilakukan. Mengenali pencahayaan sekitar ruangan yang akan dipakai untuk berfoto itu perlu dilakukan. Dengan demikian, anda jadi bisa tahu dan menentukan tingkat kecerahan yang akan digunakan nanti.

  1. Menghidupkan highlight warning kamera

Hal yang tak boleh lupa adalah menghidupkan highlight warning kamera. Ini nanti fungsinya untuk menghindari foto terlalu exposure cahayanya sehingga foto yang dihasilkan tidak terlalu cerah.

Kelima cara setting kamera DSLR untuk outdoor di atas perlu anda perhatikan dengan baik. Jika semua langkah sudah anda ikuti maka anda dijamin bisa memperoleh foto outdoor yang bagus.

Cara Menggunakan Fokus Pada Lensa Kamera Secara Manual

Pengaturan fokus dalam sebuah teknik fotografi menjadi hal yang paling mendasar untuk di pelajari. Biasanya teknik fokus sering digunakan oleh para pengguna kamera DSLR, dengan pengaturan fokus yang baik maka akan menghasilkan foto yang berkualitas. Dalam sebuah kamera, tentu telah tersedia fitur autofokus, namun tak ada salahnya jika kita belajar mengenai teknik fokus pada lensa kamera.

Jika autofokus pada sebuah lensa kamera di tentukan oleh sebuah motor elektronik, dimana mesin tersebut akan mencari serta mendapatkan fokus pada setiap objek dengan sistem otomatis. Sedangkan manual fokus biasanya akan mengatur fokus sebuah objek foto secara manual sehingga objek yang di bidik akan terlihat lebih fokus dan tajam.

Biasanya mode fokus manual sering di gunakan oleh para fotografer landscape dan micro. Pada mode fokus manual, para pengguna dapat memanfaatkan konfirmasi fokus dengan cara memutar ring foku, di barengi dengan menekan setengah tombol fokus tersebut.

Keuntungan Menggunakan Manual Fokus

Banyak fotografer lebih memilih menggunakan manual fokus bila di bandingkan dengan autofokus, meskupun sistem ini cukup mudah dan praktis untuk dilakukan, tanpa harus bersusah payah untuk mengatur fokus sebuah objek foto.

Akan tetapi cara tersebut, nyatanya kurang disukai oleh para fotografer, karena menggunakan manual fokus nyatanya terbukti lebih fleksibel karena mampu menangkap banyak objek bila dibandingkan dengan autofokus.

Dengan menggunakan manual fokus, anda akan mendapatkan hasil foto yang lebih artistik, dimana efek blur pada sebuah objek bisa didapatkan hanya dengan menggunakan manual fokus. Selain itu, manual fokus dapat bekerja dengan cukup baik untuk mendapatkan hasil low light. Bahkan dengan menggunakan autofokus pun, hasilnya tak akan sebagus bila dibandingkan dengan menggunakan manual fokus.

Mengambil foto dengan menggunakan manual fokus dan model live view pada kamera DSLR mamungkinkan seseorang untuk mendapatkan hasil foto yang lebih tajam. Berikut beberapa cara menggunakan manual fokus pada kamera DSLR.

  • Langkah pertama, atur posisi fokus pada lensa kamera, kemudian putar fokus ring agar bisa menentukan fokus pada objek foto.
  • Langkah selanjutnya adalah menggunakan skala jarak. Skala jarak dapat membantu fotografer, untuk mengambil foto dalam keadaan gelap serta minim cahaya.
  • Atur diopter kamera secara benar. apabila objek masih terlihat buram, maka dioter perlu untuk di seting ulang.
  • Seting mode fokus pada kamera, kemudian anda bisa menggunakan fitur fokus confirmation.
  • Pastikan posisi tangan anda berada dalam keadaan stabil.
  • Langkah terkahir, gunakan zoom ini untuk ketajaman objek foto.

Belajar teknik manual fokus memang cukup menguntungkan bila dibandingkan hanya menggunakan autofokus. Dengan manual fokus, memungkinkan fotografer untuk bisa mendapatkan hasil foto yang tajam dan lebih artistik.

Jenis-Jenis Filter Lensa Kamera Dalam Fotografi Digital

Dalam dunia fotografi digital terdapat beberapa filter lensa kamera, biasanya filter di gunakan untuk mengambil gambar pemandangan dengan kondisi pencahayaan yang terbilang cukup sulit. Namun ada pula filter yang biasa di gunakan untuk mengurangi refleksi serta meningkatkan warna dan filter yang hanya berfungsi untuk melindungi lensa saja.

Filter sangat lazim di gunakan dalam sinematrografi serta fotografi, karena banyak fotografer yang menggunakan filter untuk kebutuhan pemotretan sehari-hari. Saat ini, kebutuhan fotografi mengandalkan intensitas dan kualitas cahaya, sehingga filter lensa kamera dapat digunakan untuk memodifikasi cahaya.

Jenis Dan Fungsi Filter Lensa Kamera

Filter lensa dapat membantu para fotografer untuk melindungi lensa kamera dari berbagai jenis kerusakan, selain itu filter juga dapat digunakan untuk mengurangi cahaya yang masuk kedalam lensa kamera. Akan tetapi perlu di ingat bahwa, tak selamanya filter lensa kamera berdampak baik bagi lensa tersebut. Kadang kala filter dapat merusak hasil foto yang anda dapatkan apabila digunakan dengan tidak benar.

Filter lensa kamera memiliki beberapa jenis yang di jual bebas di pasaran, berikut beberapa jenis filter lensa kamera yang bisa di pilih sesuai kebutuhan dan budget yang anda miliki.

  1. Filter persegi panjang

Filter jenis ini memang cukup populer di kalangan para fotografer, filter ini memiliki banyak ruang sehingga dapat digerakkan ke bawah serta keatas. Filter ini memiliki ukuran 4×6, namun filter pesegi panjang juga memiliki ukuran yang jauh lebih besar maupun lebih kecil.

  1. Filter Melingkar

Filter ini biasanya di pasang pada ulir lensa. Untuk filter melingkar, tersedia dalam berbagai ketebalan yang berbeda. Untuk filter yang lebih tebal, akan mampu menambah vignetting sedangkan filter yang lebih tipis mampu mengurangi vignitting.

  1. Filter persegi

Filter ini memiliki bentuk dengan ukuran 3×4 dan 4×4. Semua ukuran tersebut di gunakan dalam waktu yang bersamaan untuk mengambil sebuah foto tertentu. Namun dengan ukuran tersebut, dapat berpengaruh terhadap setiap foto yang dihasilkan karena bisa menambah refleksi.

  1. Filter drop-in

Filter ini biasa di gunakan untuk lensa zoom tele, karena filter ini memiliki ukuran yang cukup besar.

Filter lensa kamera memiliki banyak fungsi dalam sebuah kamera, selain digunakan untuk mengurangi refleksi, filter juga dapat melindungi lensa kamera anda. Berbagai jenis filter lensa kamera telah tersedia di pasaran, sehingga dapat dipilih sesuai kebutuhan dan keuangan anda.

Perbedaan APS-C Dan Full Frame Dalam Fotografi

Pada zaman dahulu kamera foto hanya menggunakan negatif film yang cukup ribet dalam hal pemasanga serta penggunaannya, akan tetapi saat ini kebutuhan fotografi, telah menggunakan teknologi digital yang cukup mudah dan praktis. Dalam sistem kamera fotografi di bagi menjadi 2 kelompok berdasarkan ukuran sensornya yakni sistem full frame dan APS-C.

Sistem full frame merupakan sebuah sistem yang biasa di gunakan oleh fotografer pro, selain itu full frame juga sering di gunakan untuk keperluan profesi maupun sekedar hobi.

Kelebihan Dan Kekurangan Kamera Full Frame  Dan APS-C

Saat ini kamera SLR telah banyak menggunakan kamera full frame. Kamera full frame memiliki sensor 36×24, sedangkan kamera APS-C memiliki sensor dengan ukuran 22.2×14.8. Adapun beberapa kelebihan yang di miliki oleh kamera full frame dan APS-C diantaranya adalah:

Kelebihan Kamera Full Frame

  • Lebih peka dengan cahaya

Full frame memiliki sensor yang cukup besar,oleh sebab itu daya tampung cahayanya jauh lebih banyak. Bahkan dalam kondisi gelap sekalipun, kamera full frame memiliki kepekaan bila dibandingkan dengan kamera crop factor.

  • Ruang tajam jauh lebih sempit

Dengan ruang tajam yang lebih sempit, maka akan menghasilkan foto bokeh yang sempurna.

  • Tingkat noise lebih rendah

Dengan sensor yang lebih besar, maka lebih peka terhadap cahaya. Dengan menggunakan kamera full frame pada saat gelap akan menghasilkan noise yang lebih sedikit. Dan tentu saja jepretan foto akan lebih terang karena full frame lebih peka terhadap cahaya.

Kekurangan Kamera Full Frame

    • Harga sensor yang terbilang cukup mahal
    • Harus menggunakan lensa yang lebih besar

Kelebihan Kamera APS-C

  • Harga kamera yang cukup terjangkau

Dalam sebuah kamera digital, sensor menjadi sebuah bagian yang cukup mahal. Ukuran sensor dapat mempengaruhi harga jual sebuah kamera digital.

  • Sangat cocok digunakan untuk tele photo karena terdapat crop factor

Kamera APS-C memiliki tingkat zoom yang cukup tinggi, para fotografer biasanya menggunakan kamera ini untuk mengambil gambar olahraga, karena zoomnya yang lebih panjang bila dibandingkan dengan kamera full frame.

  • Dapat menggunakan lensa full frame

Kamera APS-C dapat menggunakan lensa full frame dan lensa APS-C. Lensa full frame dianggap lebih berkulaitas dibandingkan dengan lensa APS-C.

Kekurangan Kamera APS-C

  • Hasil foto dengan kualitas di bawah full frame.
  • Perlu lensa yang lebih lebar.

Kamera Full frame dan kamera APS-C memiliki Kelebihan dan kekurangan masing-masing, jika kamera full frame hanya dapat menggunakan satu jenis jenis lensa yakni full frame, sedangkan kamera APS-C dapat menggunakan dua jenis lensa yaitu lensa Full frame dan lensa APS-C.